What a Day….

Mau curhat dikit nih kalau boleh.. πŸ˜€

Ceritanya mau curhat apa yang terjadi di hari kamis kemarin. Yup, kamis kemarin tanggal 23 Mei 2013..

Bisa dibilang menjadi hari yang paling absurb alias hari yang ngga begitu jelas bin menyenangkan, mengingat ada moment yang menyedihkan dan menyebalkan menjadi satu + bertubi – tubi..

Jadi, kemarin itu dapat berita duka melalui email sekitar jam 15:30-an, yang mengabarkan bahwa ayahanda dari teman kantor meninggal dunia (kabarnya mendadak dan hingga hari ini informasi detail dari email sebelumnya tidak dilanjutkan).

Sebuah kabar yang bikin kaget dan bikin sedih yang pasti. Moment yang menyebalkannya adalah bahwa ternyata diriku tidak diinformasikan mengenai waktu ngelayatnya, bahkan oleh pakbos diriku.

Moment yang menyebalkan berikutnya adalah rencana untuk β€œkopdar” di sebuah cafΓ© di bilangan Komplek Deplu Jakarta Selatan mendadak batal efek dari hujan deras yang turun kemarin sore (padahal cuma sebentar sih) sementara diriku melewatkan sebuah event diskusi yang menarik di seputaran SCBD dari sebuah perusahaan elektronik (komputer dan printer), dimana isi gudibeknya bagus bener (informasi didapat melalui email mailing list google group).

Jadi, kesimpulan yang bisa ditarik buat hari kamis kemarin itu, ya gitu dehhhh… *sepertinya akan mengambil sikap …. Β di kantor ini…*

[PICTURE] Celebrating Children’s Creativity bersama Jalan Sesama dan @atamerica

Kegiatan yang selalu dilakukan diruangan kala jenuh melanda adalah browsing segala macam, mulai dari facebook hingga nge-post hal – hal iseng ke twitter.

Efek tanggal tua jelang long weekend minggu kemarin, saya coba browsing – browsing beberapa websites dan langsung teringat bahwa tahun ini merupakan 1st anniversarynya @atamerica dan berharap ada kegiatan buat A Jamie dan Dedek Farrell untuk mengisi waktu long weekend.

Alhamdulillah, apa yang diharapkan “difasilitasi” oleh @atamerica πŸ˜€

Salah satu item kegiatannya adalah: Celebrating Children’s Creativity bersama Jalan Sesama. Sebenarnya agenda kegiatannya dilaksanakan 2 hari, yaitu tanggal 21 dan 22 Januari 2012. Berhubung hari sabtu ada tugas kantor yang tidak bisa dihindarkan, diputuskan untuk ikut kegiatan di hari minggu.

Kegiatan yang dilakukan lumayan menyenangkan, mulai dari bikin bentuk karakter menggunakan malam (lilin warna warni), fun drawing dan tentunya yang ditunggu – tunggunya adalah pertunjukkan boneka Jalan Sesama πŸ™‚

Berikut adalah ga mbar – gambar yang saya ambil di kegiatan tersebut..

Img-20120122-00491Img-20120122-00492Img-20120122-00493Img-20120122-00494Img-20120122-00495Img-20120122-00497Img-20120122-00500Img-20120122-00499Img-20120122-00501Img-20120122-00502Img-20120122-00504Img-20120122-00506Img-20120122-00505Img-20120122-00507Img-20120122-00508Img-20120122-00511Img-20120122-00509

Kurang lebih sampai jam 12:00-an akhirnya kita memutuskan untuk mencari makan siang dan sekalian pulang ke rumah.

Ketika sedang berjalan menuju parkiran motor, kita mampir sejenak untuk melihat pertunjukkan barongsai yang disajikan didalam One Pacific Place. Kurang lebih 15 menit A Jamie ngeliat aksi tersebut πŸ™‚

Link dibawah adalah dokumentasi kegiatan yang saat itu dilakukan dari @america

Akhir kata, terima kasih @america atas kegiatannya dan tidak lupa mengucapkan happy 1st anniversary. sukses terus dan semakin oke kegiatannya..

Ketika Sejarah Itu Lambat Laun Hilang Tersapu Angin…

Ketika Nila sebesar Gajah terlihat dari jarak jauh sedangkan Susu berisi 1 liter didepan mata tidak dijamah”: perumpamaan yang super duper aneh pastinya, namun itulah yang saat ini saya alami terkait dengan aktipitas yang saya lakukan berhubungan dengan passion yang mengalir didalam tubuh saya.

Sebenarnya berat untuk menceritakan kembali, namun dengan maksud untuk sedikit menjernihkan apa yang terjadi dan juga biar posisi yang saya alami tidak dalam keadaan tersudut, akhirnya coba ceritain kondisi yang saya alami sembari mencoba mencari dimanakah letak kesalahanannya.

2002 – 2003

Merupakan awal dari cerita [yang sempat] indah dan berkesan, karena menjadi moment bersejarah dari bagian perjalanan hidup saya yang mencoba mengadu nasib dengan bekerja di Jakarta. Kampus dikawasan Kemanggisan yang terkenal dengan lulusan IT mumpumi menjadi awal dari perkenalan saya dengan sebuah komunitas pendukung Liverpool FC di Indonesia, yaitu Big Reds

Rasa keingintahuan mengenai komunitas tersebut sangat terbantu dengan fasilitas internet yang cukup mumpumi dari kampus tersebut. Mulai buka akun yahoo dan browsing dari google, akhirnya mendapatkan milis yang dimaksud. Harapannya sih akan mendapatkan milis yang “sehat” namun kemudian setelah browsing didalamnya, didapatkan kenyataan apabila isinya sungguh diluar dugaan, namun itu tidak menyurutkan tekad saya untuk mencari informasi lebih dalam dan akhirnya bisa bertemu bertemu dengan moderator milisnya, yaitu: Andhika S. Suksmana atau biasa dipanggil Deeka.

2004 – 2005 – 2006    

Periode penting, dimana moment intensitas saya dengan komunitas semakin intim, efek dari rutinnya komunikasi yang dilakukan Deeka. Selain dengan Deeka sebuah kehormatan besar bisa ketemu dengan Heye sembari coba giatkan aktivitas milis agar kembali ke jalur semula.

Catatan penting di periode ini:

1. Menemukan café yang bernuansa Liverpool FC, sekaligus menjadi tempat yang bersejarah karena akhirnya organisasi yang sempet vakum bisa berdiri serta bertemu dengan sang pemilik Mas Ilyas.

2. Membangkitkan gairah yang ada di milis Big Reds.

3. Pelan namun pasti, Big Reds mulai coba bangkit dengan mengikuti beberapa aktivitas, seperti nonbar dengan bantuan partisipasi teman – teman yang ada di milis.

4. Bertatap muka dengan Mas Hendra Kurniawan walaupun Cuma sebentar setelah nonbar Vs. MU di Front Row Café yang diadakan oleh komunitas roval πŸ˜€

5. Menemukan sosok yang luar biasa, Debbie Winardi, yang berkenan untuk mendelegasikan royalty officialnya ke Big Reds.

6. Selain Debbie, bertemu dengan sosok fenomenal yaitu Dico [nick forum: Spion Kop dan alamat imelnya di yahoo ctuks] dengan idenya yang luar biasa yaitu pembuatan Forum dan juga alamat url yang semoga bisa digunakan sebagai web site di alamat: www.big-reds.org 

7. Forum Big Reds launch dan diberikan kesempatan untuk menjadi moderator Forum.

8. Organisasi resmi Big Reds 2005 – 2008 terbentuk dan menjadi official pendukung resmi klub Inggris pertama di Indonesia.

9. Liverpool Juara di ajang Liga Champions untuk ke-5 kalinya [2005] dan [2006] Piala FA untuk ke-7 kalinya dengan moment yang sungguh mendebarkan serta dalam event nonton bareng yang sungguh berkesan (News Café Jakarta dan Front Row Café) 

10. Bergabung dengan perusahaan yang dibuat Deeka diawal tahun 2006 setelah kurang lebih mengabdi 4 tahun di Binus.

11. Membuat akun Friendster Big Reds πŸ˜€

12. Mulai sedikit menurunkan aktivitas, lebih sering berada dibalik layar yaitu Forum serta ditambah efek dari pekerjaan EO yang mengharuskan mobile dan sempat bolak balik Bandung – Jakarta untuk persiapan pernikahan dan berlanjut dengan persiapan kelahiran anak pertama (April & Desember 2006)

Front_row

2007 – 2008 – 2009

Masa – masa yang membahagiakan sekaligus genting. Membahagiakan karena eksistensi Big Reds mulai diperhitungkan oleh komunitas lain. Menjadi genting, karena di periode ini dihadapkan pada situasi untuk mengambil keputusan untuk kembali bekerja di dunia kampus (Bakrie School of Management dan sekarang menjadi Universitas Bakrie) dengan dampak yang efeknya akan saya terima di beberapa tahun kemudian.

Catatan penting di periode ini:

1. Eksistensi Big Reds mulai diperhitungkan.

2. Kembali bekerja di dunia kampus, setelah kurang lebih mengabdi 1,5 tahun++ di perusahaannya Deeka.

3. Mengurangi kegiatan yang terkait dengan Big Reds sebagai implikasi dari bapak rumah tangga yang baik ditambah faktor geografis yang cukup jauh dimana tidak memungkinkan bisa aktif setiap minggu di kegiatan Big Reds.

4. Keinginan saya untuk mengundurkan diri di tolak oleh pengurus dalam sebuah rapat di Mid Point Café Senayan, tercetus di akhir 2007.

5. Persiapan untuk pembentukan kepengurusan 2008 – 2011 dengan mengusulkan beberapa calon potensial

6. Status moderator forum dicabut pun begitu juga dengan di milis status keanggotaannya dilepas.

7. Banyak intrik yang melingkupi dan honestly saya hanya mengetahui di bagian permukaan dari beberapa masalah yang ada. Termasuk didalamnya adalah mengenai adanya Big Reds Perjuangan regional Jakarta bagian Barat.

8. Liverpool FC Goes to Asia, merupakan moment yang tidak terlupakan, selain karena adanya intrik didalamnya (sampai – sampai ada pertemuan khusus terkait hal ini dengan imimng – iming yang menggiurkan yang diberikan kepada teman – teman grup keberangkatan, asalkan saya tidak bersama rombongan dan gagal berangkat) menjadi sebuah bagian sejarah penting saya dalam memberikan dukungan kepada Liverpool FC karena bisa bertemu langsung di lapangan. Perjalanan ke Singapura, dilakukan pada tanggal 25 – 27 Juli 2009.

9. Gosip black list di Big Reds secara sepintas terdengar.

Reds_corner

2010 – 2011 

Periode penutup dari cerita dongeng kali ini. Agak kaget dengan informasi yang diterima oleh beberapa rekan yang aktif di Big Reds bahwa saya termasuk didalam daftar hitam, yang maksud dan tujuannya dari daftar itu tidak saya ketahui. Jujur, mulai dari awal tahun 2010 hingga saat ini akhir tahun 2011, masih bertanya – tanya dimana letak kesalahan yang pernah dilakukan.

Moment yang membuat saya berpikir bahwa sesungguhnya untuk menjadi fans sejati serta niat yang ada didalam diri hanya Tuhan yang mengetahuinya.

Sekaligus menjadi moment instrospeksi dan refleksi diri karena bisa jadi apa yang sudah saya perbuat selama ini kurang berkenan bagi lingkungan sekitar saya, baik dahulu maupun masa sekarang.

Semoga cerita ini bisa berkenan diterima dan mohon maaf apabila ada tulisan yang kurang sesuai karena tidak ada niatan untuk memutuskan jalinan silaturahmi.

Memberikan Edukasi, How to be a Good Suporter.. #1stMatch

Subjek diatas muncul sebagai respond dari perbincangan yang dilakukan antara saya dengan Sang Pujaan Hati ketika sedang membahas sepakbola SEA Games tahun ini.

Sebagaimana diketahui, gelaran SEA Games kali ini, Jakarta dan Palembang menjadi tuan rumah pelaksaan kompetisi multi event yang telah dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Bapak Soesilo Bambang Yudhoyono.

Cabang olahraga sepakbola [khusus pemain U23 – maksimum berumur 23 tahun] SEA Games XXVI sendiri kick off pertamanya telah dimulai sejak tanggal 3 November 2011, dimana pertandingan pertamanya mempertemukan TimNas Vietnam Vs. Filipina.

Back to the story, pembahasan yang terjadi antara saya dan Sang Pujaan Hati seputar mengenai harga tiket masuk ke stadion dan juga betapa serunya bisa nonton langsung dengan mengajak Aa Jamie nonton secara langsung pertandingan Tim Nasional Indonesia dengan datang ke Senayan.

Efek dari obrolan tersebut saya langsung teringat bahwa ada 1 jadwal pertandingan Tim Nasional yang digelar di siang hari bolong, tepatnya jam 14:00. So, dengan perencanaan yang seadanya, diputuskan untuk menyaksikan laga Tim Nasional Vs. Singapura secara langsung ke stadion utama Gelora Bung Karno. Tepat di hari kamis minggu yang lalu langsung mengajukan cuti untuk tidak masuk kantor selama 1 hari untuk tanggal 11 November 2011 minggu lalu.

Akhirnya hari yang dinanti tiba. Saya dan Aa Jamie diberikan perbekalan yang cukup, kita berangkat dari rumah kurang lebih jam 09:30 WIB. Kenapa berangkat terlalu pagi? Asumsinya adalah karena pada hari itu adalah hari jumat, yang sebagaimana diketahui waktunya berdekatan dengan pelaksaan ibadah Sholat Jumat berjamaah, maka diputuskan untuk Sholat Jumat di Mesjid Al Bina Senayan, yang lokasinya sangat strategis dan juga dekat dengan loket penjualan tiket.

Tiba di pintu I kurang lebih 1 jam kemudian, dengan bantuan petugas keamanan yang menanyakan: “Bapak mau beli tiket?” Akhirnya saya dan Aa Jamie bisa masuk dan memarkirkan motor tepat disamping Mesjid Al-Bina. Pasang kunci ganda, langkah kaki penuh semangat menuju loket penjualan tiket yang berada di Pintu I. Ini adalah bagian dari edukasi #1 yaitu beli tiket di loket resmi dan sebisa mungkin menghindari yang namanya calo. Proses beli tiket di loket resmi berjalan lancar, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kurang dari 15 menit, tiket Kategori I sudah berada dalam genggaman tangan.

Kemudian karena berdekatan dengan waktu ibadah Sholat Jumat, maka edukasi #2 lakukan ibadah terlebih dahulu semoga diberikan kelancaran dan berdoa bagi kemenangan Tim Nasional tentunya πŸ˜€

Waktu menunggu Sholat Jumat yang agak lama, menyebabkan Aa Jamie ngga sabar dan selalu bertanya: “Ayah sudah jam 2 belum?” Sampai ketika khotib sedang memberikan ceramah, pertanyaan tersebut [kurang lebih] 4 kali terlontar dari mulut A Jamie ;))

Sekitar pukul 12:45, ibadah Sholat Jumat berjamaah selesai, dan masuk ke edukasi berikutnya adalah #3, isi perut terlebih dahulu biar badannya ngga ambruk. Memang sih, mencari makanan “sehat” di seputar stadion susah banget, akhirnya setelah ditimbang – timbang dengan cermat, dan sekaligus juga makanan favoritnya A Jamie adalah sesuatu hal yang terkait dengan mie, maka diputuskan untuk makan siang menunya adalah mie ayam + beli minuman isotonik untuk jaga kondisi supaya ngga terlalu drop banget.

Selesai makan, masih ada waktu yang cukup panjang sebelum kick off, diputuskan untuk masuk ke dalam stadion dan ini juga sebagai bagian edukasi #4, masuk stadion lebih dahulu dengan tujuan untuk mencari posisi yang pas untuk melihat pertandingan dan mudah untuk akses menuju pintu keluar. Mengingat butuh ekstra konsentrasi karena tidak ada siaran ulang dari gol yang terjadi apabila menonton langsung ke stadion.

Surprise, ketika masuk dari Pintu XI, sektor 21 – 22 suasananya masih sepi dan tidak terlalu ramai. Apakah karena waktunya tidak bersahabat buat suporter yang sedang bekerja? Pastinya itu πŸ˜€

Masuk stadion, antusiasme A Jamie semakin besar dan tentunya semakin semangat karena bisa tau kondisi stadion lebih detail dan krn kondisinya tdk terlalu rame, saya bebaskan untuk A Jamie bermain sepuasnya dengan pindah dari deretan kursi yang kita duduki, ke deretan depan dan belakang serta berlari – lari kecil. Sembari tetap mengingatkan untuk lebih hati – hati tentunya.

Muncul pertanyaan, “Ayah udah main bolanya belum sih?” ketika melihat punggawa Tim Nasional Indonesia sedang melakukan pemanasan. Lewat penjelasan sederhana, saya sampaikan bahwa mereka sedang melakukan pemanasan agar siap pada saat pertandingannya nanti.

Setelah kurang lebih hampir 1 jam menunggu kick off, akhirnya edukasi #5 diberikan, yaitu menghormati lagu kebangsaan tim lawan dengan berdiri dan menyimak dengan seksama untuk kemudian nantinya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Hasil akhir pertandingan Tim Nasional sudah diketahui, ada 2 hal yang coba saya bagi ke A Jamie yaitu edukasi #6: memberikan dukungan kepada tim dengan cara yang positif dengan menyanyikan yel – yel seperti: Garuda di Dadaku.

Dan edukasi yang terakhir #7 adalah terus memberikan dukungan, walaupun hasrat ingin pulang ke rumah begitu menggebu. Maklum, namanya juga anak – anak, rasa bosan tiba – tiba datang pada saat yang tidak tepat πŸ˜€

Hal menarik adalah ketika pertandingan babak pertama sudah digelar 30 menit, fokus perhatian A Jamie terpusat kepada 3 pasang maskot SEA Games 2011, yaitu Modo dan Midi. Mau tidak mau, ketika memasuki masa istirahat jelang babak ke-2, kita maju ke depan dan minta tolong kepada petugas steward yang sedang berjaga untuk memanggilkan salah satu maskot untuk berfoto bersama sejenak.

Hal menarik berikutnya [dan harus benar – benar menjadi catatan ke depan] adalah: dengan kebiasaan tidur siang yang biasa dilakukan, kurang lebih di menit 30-an di babak ke-2, A Jamie mulai ngantuk dan mau tidak mau, yang duduknya ada didepan saya akhirnya pindah ke pangkuan biar bisa tidur dengan enak πŸ˜€

Serta menyiapkan mental ketika tiba – tiba panggilan alam kecil memanggil, sedangkan waktu pertandingan menyisakan kurang dari 5 menit termasuk didalamnya adalah additional time. Mau tidak mau, kita harus turun ke bawah untuk menuntaskan hasrat yang dimaksud kalau tidak ingin anak kita ngompol.

Mengingat waktu masih ada, diputuskan untuk naik ke atas kembali, namun kemudian apa yang terjadi? Wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir πŸ˜€

Alhamdulillah, hasilnya menggembirakan serta dengan kondisi penonton yang tidak terlalu ramai, saya dan A Jamie bisa pulang dengan tenang dan nyaman πŸ™‚

Berikut adalah dokumentasi kegiatannya.

Img-20111111-00261Img-20111111-00263Img-20111111-00264Img-20111111-00265Img-20111111-00266Img-20111111-00268Img-20111111-00269Img-20111111-00271Img-20111111-00272Img-20111111-00273Img-20111111-00274Img-20111111-00275Img-20111111-00276Img-20111111-00277Img-20111111-00278Img-20111111-00283Img-20111111-00284Img-20111111-00286

*Menjadi catatan khusus dari saya adalah: ketika di lokasi / tribun tempat menyaksikan pertandingan, sungguh sebuah privillege bagi sukarelawan bisa nonton langsung dan berfoto bersama di dalam stadion ;)”

Img-20111111-00281Img-20111111-00282Img-20111111-00285

Demikian catatan panjang ini dibuat, sebagai bagian dari penjelasan dari hastag #1stMatch yang merupakan bagian dari kicauan saya di twitter sepanjang hari jumat minggu yang lalu.

Ketika ditanyakan kepada A Jamie: “masih mau nonton langsung ke stadion?” A Jamie jawab: “mau !” πŸ™‚

 

 

 

[Picture] Bobo Fair 2011

Akhirnya event yang ditunggu – tunggu datang juga.. Bobo Fair 2011.

Moment yang pas  dan istimewa karena diselenggarakan setiap liburan “agak” panjang anak sekolah serta berbarengan dengan kedatangan A Aqila + Dede Ahna ke Jakarta mulai dari hari sabtu kemarin.

Event Bobo Fair ini rencananya akan digelar dari tanggal 29 Juni sampai dengan 3 Juli yang akan datang.

Ngga jauh beda dengan penyelenggaraan sebelumnya, nuansa yang tersaji dari Bobo Fair adalah penjualan produk serta beberapa games yang memberlakukan adanya beberapa persyaratam dan ketentuan yang berlaku [dalam hal ini harus membeli produknya :D].

Datang tepat di hari pertama dan berbarengan dengan hari libur Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, sehingga bisa dibayangkan betapa ramainya kondisi dan suasana di JCC hari rabu kemarin.

Berikut adalah gambar yang sempat diambil kemarin. [kemarin terlalu fokus ke stand Susu yang menawarkan game salah satunya adalah Trampolin. Sayang A Jamie ngga berani, malah A Aqila yang semangat untuk mencobanya πŸ™‚ ]

Img-20110629-00002Img-20110629-00003Img-20110629-00004Img-20110629-00005Img-20110629-00007Img-20110629-00008Img-20110629-00009Img-20110629-00011Img-20110629-00010Img-20110629-00012Img-20110629-00013Img-20110629-00014Img-20110629-00015Img-20110629-00016Img-20110629-00017Img-20110629-00018

Untuk video-nya diunduh di laman FB ya πŸ™‚

[Pict Gallery + Video] Jalan – Jalan ke Kebun Binatang

Hari dan tanggal: Kamis, 2 Juni 2011

Lokasi: Kebun Binatang Bandung, Jalan. Kebun Binatang No. 6 Bandung

Rencana yang “agak” dadakan mengingat pada saat itu momentnya berbarengan dengan libur Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh di hari kamis dan oleh pemerintah hari jumatnya ditetapkan sebagai cuti bersama.

Sekaligus nyoba memperkenalkan jenis – jenis binatang kepada Little Fowler Farrell. Apabila dulu kunjungan pertama, masih bertiga, kunjungan kali ini ada tambahannya yaitu Little Fowler Farrell.

Pesimis, mengingat biasanya kalau bertetapan dengan long weekend, kondisinya akan ramai dengan pengunjung. Namun ternyata dugaannya agak sedikit meleset, berangkat sekitar jam 09:30-an, dengan waktu tempuh 1 jam dengan motor, 

Kelemahan yang cukup mendasar ketika melakukan kunjungan kedua kalinya kali ini adalah: minimnya sarana parkir utk pengendara motor dan juga mobil.

Ketika memasuki lokasi kebun binatang [tiket masuknya kemarin adalah Rp. 12 ribu utk 1 org], ada sedikit perubahan (yang sedihnya tidak bisa saya ceritakan detail, mengingat bukan pengunjung rutin kebun binatang) yang rasa – rasanya kok ya sedikit lebih luas dibandingkan dengan kunjungan pertama. Ditambah ada wahana yang lumayan menantang, yaitu flying fox untuk anak – anak πŸ˜€

Kalau kunjungan sebelumnya A Jamie naik gajah, maka kunjungan kali ini mencoba tantangan tersebut. Biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp. 10 ribu.

Untuk detailnya, berikut tampilan gambar yang diambil + video dari flying fox. 

Img-20110602-00727Img-20110602-00728Img-20110602-00729Img-20110602-00730Img-20110602-00733Img-20110602-00734Img-20110602-00735Img-20110602-00736Img-20110602-00737Img-20110602-00738Img-20110602-00739Img-20110602-00740Img-20110602-00741Img-20110602-00742Img-20110602-00743Img-20110602-00744Img-20110602-00745