Random Things.

Duh, udah lama banget posting nih..

Sesungguhnya apa yang akan gue posting pada kesempatan kali ini merupakan bagian dari kegelisahan yang terjadi terhadap peristiwa yang saat ini sedang hangat – hangatnya dibahas di negeri ini.

Semoga kita bisa lebih bijak serta arif untuk menyikapi adanya keanekaragaman yang terdapat di negeri yang kita cintai ini.

Sesungguhnya kekuatan tertinggi demokrasi ada di tangan rakyat..

So, menurut logika gue yang pendek, idealnya Bapak Panglima Tertinggi “pegang” Panglima TNI dan Kapolri dan bukan melakukan safari ke beberapa markas – markas organik TNI dan Polri.

Yang mana, menurut logika gue yang pendek, akan menghabiskan waktu dan tenaga yang mana Bapak Panglima Tertinggi bisa menyalurkannya ke arah yang lebih baik, jelas dan produktif.

Jangan sampai ketika ada rakyat yang ingin bertemu, Bapak Panglima Tertinggi sekaligus Bapak Kepala Negara tidak berada di tempat dengan alasan sedang melakukan kunjungan kerja dan ketika akan pulang ke istana tidak bisa mengingat kondisi jalanan yang tidak memungkinkan dan protap dari Secret Services, tidak mengijinkan untuk menggunakan helikopter karena dikhawatirkan keselamatan RI 1 akan terancam.

Jangan sampai juga, kekuatan rakyat yang berikutnya akan jauh lebih banyak dari yang diprediksikan oleh intelijen bisa mengganggu roda pemerintahan serta mengubah arah perjalanan negeri yang kita cintai ini.

Jangan sampai malah nantinya negeri yang dibangun dengan pertumpahan darah dari semua elemen rakyat, akan menjadi sia – sia hanya karena masalah 1 orang.

Yuk mari kita salurkan energi dan pikiran kita ke arah yang lebih positif dan berguna jangan malah mengedepankan sisi yang jadinya malah kitanya beradu satu dengan yang lainnya.

Alangkah indahnya negeri ini apabila kita semua memahami bahwa keanekaragaman itu akan menjadi suatu faktor pemersatu dan bukannya malah menjadi titk kuat untuk memecah belah negeri yang kita cintai ini.

Salam damai selalu.

Advertisements